Sabtu, 11 September 2023 diadakan kegiatan CineTalk: Conservation Documentary dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 5 November. HCPSN merupakan momentum yang selalu diperingati agar masyarakat Indonesia mengenal, peduli, dan mencintai alam termasuk flora dan faunanya.
Isu keterancaman satwa saat ini sangat tinggi. Untuk primata saja, 70% dari 64 jenisnya berada dalam ancaman kepunahan. Hal ini disebabkan karena hilang habitat akibat kebakaran atau alih fungsi lahan, perburuan dan perdagangan, sampai pemeliharaan satwa liar. Sebab khusus lainnya seperti yang terjadi pada primata kukang yang tersengat jaringan listrik akhir-akhir ini.
Nycticebus coucang adalah jenis kukang yang banyak terdapat di Pulau Sumatera. Habitatnya yang semakin berubah mengakibatkan kukang berpindah melintasi jaringan listrik. Tentu dampaknya tersengat listrik dan hampir seluruhnya mati.
Studi kasus ini yang ingin diangkat sekaligus diperkenalkan kukang oleh Kukangku berkolaborasi dengan YIARI, Himasylva, dan Gibbonesia mengadakan kegiatan diskusi film. Pemutaran film dokumenter berjudul “The Shocking Reality of Slow Loris – Brodi’s Second Chance” karya Dicky Nawazi (Filmmaker dan Jurnalis BBC) dan “Lewat Boleh, Kesetrum Jangan” oleh Kukangku. Narasumber-narasumber ahli diundang dalam sesi diskusi film bersama penonton, membicarakan konservasi primata terancam punah serta edukasi.
Selain itu, kegiatan yang bertempat di Aula Serumpun Padi, Gisting, Tanggamus ini disajikan podcast, pameran foto, dan pertunjukan seni memukau oleh Jalosi Sanak Negeri, Forum Taman Baca Masyarakat, serta Saka Wanabakti.
Kegiatan CineTalk: Conservation Documentary harapannya bisa memberikan “domino effect” yaitu rasa ingin tahu yang mampu memantik perasaan dan partisipasi aktif masyarakat terhadap isu perlindungan primata Indonesia terutama kukang.
Penulis: Nafa Putri Maharani



Leave a Reply